Education


Mata Kuliah                : Penyehatan Makanan Dan Minuman -A
Dosen/Instruktur         : Khiki Purnawati Kasim, SST, M.Kes

   LAPORAN PEMERIKSAAN BORAKS PADA BAKSO  MENGGUNAKAN METODE KUALITATIF
 


CHALINA DIZA AZZAHRAH
PO.71.4.221.18.1.007
D.IV II A


KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
PROGRAM PRODI D.IV
2020



A.    Dasar  Teori

Boraks (Sodium tetraborte dechydrate) adalah senyawa kimia yang mempunyai sifat dapat mengembangkan, memberi efek kenyal,serta membunuh mikroba. Boraks sering digunakan oleh produsen untuk dijadikan zat tambahan makanan(ZTM) pada bakso,tahu,mie,bihun,kerupuk,maupun lontong.
Keberadaan boraks pada makanan tidak ditoleransi(tidak boleh ada dalam kadar berapapun,red) karena sangat berbahaya bagi kesehatan, oleh sebab itu penggunaan boraks dilarang(tidak ada standar kadar boraks dalam makanan) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan(BPOM).
Dalam dunia industri, boraks menjadi bahan solder, bahan pembersih, pengawet kayu, antiseptik kayu, dan pengontrol kecoa.Tampilan fisik boraks yaitu berbentuk serbuk Kristal putih,jika larut kedalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3). Larutan dalam 18 bagian air dingin, 4 bagian air mendidih, 5 bagian gliserol 85%, dan tidak larut dalam eter. Kelarutan dalam air bertambah dengan penambahan asam klorid, asam sitrat atau asam tatrat.Mudah menguap dengan pemanasan dan kehilangan suatu molekul artinya pada suhu 1000°C yang secara perlahan berubah menjadi asam metaborat (HBO2). Asam borat merupakan asam lemah dengan garam alkalinya bersifat basa, mempunya bobot molekul 16,83 memebentuk serbuk halus Kristal transparan atau granul putih tak berwarna dan tak berbau serta agak manis.
Pengaruh boraks terhadap kesehatan.
1.      Jika Tehirup
Rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan,sukar bernafas,nafas pendek,sakit kepala, dan kanker paru paru.
2.      Jika Terkena Kulit
Kemerahan,gatal,kulit terbakar.
3.      Jika Terkena Mata
Kemerahan,gatal,mata berair, kerusakan mata,pandangan kabur,kebutaan.
4.      Jika tertelan
Mual,muntah,perut perih,dalam jumlah yang banyak menyebabkan kurang darah,muntah darah dan bisa menyebabkan kematian.



B.     Tujuan
a.       Untuk mengetahui cara kerja pemeriksaan boraks
b.      Untuk mengetahui makanan mengandung boraks atau tidak


C.    Alat dan Bahan
a.       Alat
·      Tusuk gigi
·      Piring
b.      Bahan
·      Kunyit basah/ rimpang kunyit
·      Bakso

D.    Prosedur Kerja
1.      Siapkan alat dan bahan
2.      Setelah alat dan bahan siap, kemudian tancapkn tusuk gigi ke dalam kunyit basah/rimpang kunyit.
3.      Diamkan beberapa saat tusuk gigi yang telah ditancapkan.
4.      Lepas tusuk gigi dari kunyit, kemudian tusukkan kembali ke bakso untuk mengetahui kandungan boraks pada makanan tersebut dan diamkan beberapa saat.
5.      Setelah didiamkan kemudian cabut tusuk gigi dari bakso, apabila terjadi perubahan warna kemerah merahan pada tusuk gigi atau tidak.

E.     Hasil
Pada hasil pemeriksaan sampel bakso yang saya teliti, bakso tersebut tidak mengandung boraks, karena tidak terjadi perubahan warna pada ujung tusuk tersebut. Bakso ini aman untuk dikonsumsi.
F.     Analisa Hasil
Berdasarkan hasil yang saya dapatkan bahwa sampel makanan bakso yang saya periksa tidak mengandung boraks. Mungkin pada proses pembuatan menggunakan bahan bahan yang dapat dikonsumsi dan tidak membahayakan kosumen atau pembeli, jadi sangat aman untuk dikonsumsi.

G.    Kesimpulan
Pada pemeriksaan boraks menggunakan metode kuantitatif dengan sampel makanan bakso tidak mengandung boraks dan aman untuk dikonsumsi.








Komentar

  1. Laporannya sudah bagus,. Mungkin bsa di tambahkan referensi dan dokumentasi nya

    BalasHapus
  2. Laporannya sudah bagus, saran mungkin bisa ditambahkan referensi dan dokumentasi pd saat kegiatan praktikum👍

    BalasHapus
  3. laporannya sudah bagus dan sangat membantu untuk referensi tambahan pengetahuan. saran saja mungkin penyusunannya bisa diperbaiki, bisa juga ditambahkan referensi yang diambil saat menulis laporan ini, dan agar lebih mudah dipahami bisa ditambahkan foto saat praktikum tersebut dilakukan, mohon maaf bila ada salah kata dan terima kasih sebelumnya^^

    BalasHapus
  4. Laporannya sangat bagus dan membuat saya jadi mengerti bahayanya kandungan boraks pada makanan...

    BalasHapus
  5. Sangat membantu. Mungkin bisa di tambahkan lampirannya yg mana mengandung boraks dan tidak mengandung boraks

    BalasHapus
  6. Sangat membantu. Dengan adanya laporan ini saya mengetahui bagaimana bahayanya boraks

    BalasHapus
  7. Sangat membantu. Sebagai masukan untuk kedepannya mungkin dokumentasi lebih jelas lagi, bahan makanan yang mengandung dan tidak mengandung boraks lebih dijelaskan lagi :)

    BalasHapus
  8. Tulisan yang menarik, mungkin bisa ditambahkan dokumentasi agar lebih jelas lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trimahkasih sudah membaca laporan saya dan trimahkasih sarannya:))

      Hapus
  9. Sangat membantu tapi alangkah baiknya bila ditambahkan dokumentasi pada laporannya.

    BalasHapus
  10. Menarik, mudah untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dapat mengedukasi teman-teman yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi (pembaca). Saran untuk penulis, untuk lebih jelasnya mungkin dokumentasi kegiatan bisa ditampilkan.

    BalasHapus
  11. Publikasi yang Menarik dan sangat membantu

    BalasHapus
  12. Kata "mungkin" dalam analisa hasil dihilangkan, bahas ciri2 bakso yg tdk mengandung boraks.
    Saran, dapus, dokumentasi baikx dilengkapi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iye ibu, trimahkasih saran dan masukkannya ibu🙏

      Hapus

Posting Komentar